Wisata Kota Bitung di Sulawesi Utara

Semenjak 10 April 1975 Bitung formal jadi Kota Administratif awal di Indonesia. Kota ini banyak menawarkan opsi tempat wisata.

Kota Bitung merupakan salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Posisinya di timur laut Tanah Minahasa. Sebagian daerah kota ini terletak di kaki gunung 2 Kerabat serta Pulau Lembeh, yang ialah salah satu pulau terbanyak di Sulawesi Utara. Pulau ini kepunyaan Dotu Xavier Dotulong, yang pada perkembangannya dijadikan bagaikan penahan ombak alamh yang bisa melindungi Pelabuhan Bitung sejauh tahun dari terpaan angin serta gelombang yang besar.

Nama Bitung diambil dari nama suatu tumbuhan ialah, nibung yang banyak berkembang di wilayah utara jazirah Pulau Sulawesi. Serta yang awal membagikan nama Bitung merupakan Dotu Hermanus Sompotan yang dalam bahasa wilayah diucap dengan Tunduan ataupun pemimpin. Dotu Hermanus Sompotan tidak sendirian namun pada dikala itu ia tiba bersama dengan Dotu Rotti, Dotu Wullur, Dotu Ganda, Dotu Katuuk, Dotu Lengkong.

Kata Dotu merupakan orang yang dituakan ataupun pula dapat diucap bagaikan gelar kepemimpinan pada dikala itu, sama semacam pemakaian kata Datuk untuk orang- orang yang terdapat di Sumatra. Mereka seluruh diketahui dengan istilah 6 Dotu Tumani Bitung, mereka membuka serta menggarap wilayah supaya jadi wilayah yang layak buat dihuni, mereka berasal dari Suku Minahasa, etnis Tonsea. Makam serta Prasasti dari Dotu Hermanus Sompotan ada di pusat Kota Bitung yang ialah bagian dari aset sejarah berdirinya Kota Bitung. Saat ini anak serta keturunannya banyak berdomisili di wilayah yang diucap Aer Tembaga.

Saat sebelum jadi kota, Bitung merupakan desa yang dipandu oleh Arklaus Sompotan bagaikan Hukum Tua( Lurah) awal desa Bitung serta mengetuai sepanjang kurang lebih 25 tahun, yang pada dikala itu Desa Bitung merupakan tercantum dalam Kecamatan Kauditan.

Dari Dekat tahun 1940- an, para pengusaha perikanan yang mengusahakan Laut Sulawesi tertarik dengan keberadaan Bitung sebab dinilai lebih strategis serta dapat dijadikan pelabuhan. Bersamaan dengan pertumbuhan, Bitung bagaikan sesuatu kawasan serta jumlah penduduk terus menjadi meningkat pesat, semenjak 10 April 1975 Bitung ditetapkan bagaikan Kota Administratif awal di Indonesia.

Budaya Bitung didominsi Sangir serta Talaud

Warga Bitung berasal dari suku Sangir, sehingga kebudayaan Bitung tidak terlepas dari kebudayaan yang terdapat di daerah Nusa Utara, ialah budaya Sangihe serta Talaud.

Salah satu budayanya merupakan Masamper, ialah gabungan antara nyanyian serta sedikit tarian yang berisi tentang nasihat, petuah, pula perkata pujian kepada Tuhan. Budaya Sangir yang lain adalah

Tulude ataupun Menulude. Tulude berasal dari kata Suhude yang berarti tolak. Iktikad Kegiatan Adat menulude yakni menyanjung Duata/ Ruata( Tuhan), mengucap syukur atas perlindungan- Nya.

Wisata Bitung

Bitung banyak menaruh kekayaan wisata yang layak didatangi. Wilayahnya yang sebagian terletak di kaki Gunung 2 Kerabat serta kekayaan lautnya jadi energi tarik turis buat berkunjung ke Bitung.

Salah satu yang harus didatangi di Bitung merupakan Halaman Nasional Tangkoko, dekat 2 jam ekspedisi dari Kota Bitung. Di mari Sobat Pesona wajib menikmati sangat tidak satu malam. Pada malam hari, Sobat Pesona dapat berkunjung ke hutan buat memandang primata terkecil di dunia yang diucap” Tarsius”.

Ataupun berkunjung ke Selat Lembeh yang memerlukan waktu ekspedisi 30 menit dari Bitung. Posisi ini diketahui bagaikan surga untuk penyelam. Salah satu resort populer merupakan Black Sand Dive Retreat, di Kasawari, Bitung. Resor menyelam bermutu dengan 6 bungalow eksklusif yang terletak di teluk yang terlindung di Selat Lembeh,” Critter Capital” Indonesia yang eksotis.

Terdapat pula Dabirahe yang posisinya di Lembeh Hills Resort, Desa Makawidey. Dabirahe Closest To Nature ialah tujuan liburan keluarga serta pendamping alam yang sangat baik serta ramah area, terletak di Selat Lembeh, surga tropis yang tersembunyi serta jadi tempat populer di dunia dengan fotografi dasar air yang luar biasa.

Wisata lain yang dapat Sobat Pesona kunjungi di Bitung tersebar di segala kecamatan, semacam di kecamatan Ranowulu ada Fort Resort, Hutan Alam, Gunung 2 Kerabat, Tepi laut Batu Putih serta Gunung Tangkoko.

Di Kecamatan Matuari terdapat Monumen Jepang, Tepi laut Tanjung Merah, Millenium serta Sea View Resort. Sebaliknya di kecamatan Mandidir terdapat Kuil Seng Bo Kiong di Jalan. Kadoodan, berbentuk kelenteng Tao dengan ornamen khas kelenteng Tiongkok yang indah. Jangan hingga terlampaui mendatangi posisi Perang Dunia II di Kecamatan Madidir Bitung, kurang lebih 1 jam dengan motor boat dari Ruko Pateten, berbentuk Wisata Dasar Laut memandang kapal karam sisa PD II.

Buat wisata keluarga pula terdapat Millennium Bitung di Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Tepi laut Batuputih di Ranowulu, Tepi laut Langi di Waturirir, Tepi laut Tanjung Merah di Matuari, serta masih banyak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *