Perubahan Digital Mempengaruhi Bisnis Asuransi

Perusahaan asuransi adalah perusahaan yang menawarkan polis asuransi yang berbeda untuk melindungi pelanggan dari berbagai jenis risiko kerusakan. Bisnis asuransi adalah bisnis di mana pelanggan menanggung risiko dari perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi beroperasi menggunakan dana premium yang dibayar pelanggan untuk menutupi hak-hak konsumen yang terkena dampak bencana / risiko. Bahkan, definisi Undang-Undang Asuransi No. 2 tahun 1992 adalah bahwa perusahaan asuransi didefinisikan sebagai dua pihak atau lebih yang perusahaan kontrak (konsumen) kontrak dengan perusahaan asuransi (perusahaan asuransi) dengan membayar premi asuransi kepada perusahaan asuransi. Ini adalah kesepakatan di antara mereka. Kehilangan laba, kerusakan, atau kerugian. Atau tanggung jawab pihak ketiga yang mungkin timbul dari peristiwa yang tidak terduga atau kehidupan tertanggung atau pembayaran seumur hidup.

Asuransi memiliki asuransi. Asuransi adalah asuransi atau kontrak asuransi, yang merupakan bentuk perjanjian atau kontrak. Asuransi harus ditulis secara tertulis antara pelanggan dan perusahaan asuransi rental. Pekerjaan yang dilakukan disebut asuransi. Singkatnya, asuransi pokok adalah bukti tertulis dari kontrak antara tertanggung (konsumen) dan penjamin (tertanggung). Contoh perusahaan asuransi termasuk FWD Life, Panin Dai-Ichi Life, AXA Mandir, Manulife, Prudential dan Cinnarmas.

Sederhananya, proses bisnis perusahaan asuransi adalah:

Menarik klien:

Perusahaan asuransi menyediakan produk melalui agen asuransi atau perwakilan penjualan dan mencari pelanggan / pelanggan. Perusahaan asuransi mengklasifikasikan setiap pemegang polis atau pemegang polis ke dalam kategori yang berbeda. Jadi ketika Anda menggunakan asuransi kesehatan, jangan merusak asuransi jiwa. Asuransi menanggung semua kerusakan sesuai dengan jumlah yang ditanggung oleh pemegang polis.

Biaya Penagihan:

Tamu atau klien membayar jadwal khusus (biasanya bulanan). Batch premium ini memungkinkan Anda untuk menggunakan masalah yang dihadapi setiap pelanggan dan memecahkan masalah yang dialami pelanggan lain (mereka menawarkan solusi). Oleh karena itu, proses pemrosesan asuransi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi adalah siklus uang tunai bagi konsumen untuk menanggung risiko yang dihadapi klien (hak).

Tagihan Pembayaran:

Jika klaim pelanggan berisiko, perusahaan asuransi akan membayar sesuai aturan. Perusahaan asuransi menjamin bahwa klaim yang dibuat oleh pelanggan sebenarnya bukan bencana atau peristiwa negatif.

Proses bisnis sederhana untuk asuransi

Ketika berpikir tentang perusahaan asuransi, hal yang paling mungkin untuk diingat adalah bahwa agen asuransi mencoba meyakinkan mengapa premi asuransi mahal itu bernilai.

Badan Asuransi Pemerintah Indonesia, No. 73 tahun 1992 No. 73, menyatakan bahwa:

Semua agen asuransi hanya bisa menjadi agen asuransi.

Agen asuransi harus memiliki kontrak keagenan dengan perusahaan asuransi yang diwakili oleh agen.

Merupakan tanggung jawab perusahaan asuransi untuk mewakili semua bisnis agen asuransi yang terkait dengan acara asuransi.

Saat menjalankan bisnis, agen asuransi harus memberikan fakta dan informasi yang jelas kepada pemegang polis tentang program asuransi yang dijual dan ketentuan yang diasuransikan (termasuk klaim dan kewajiban yang diasuransikan).

Ini adalah bukti bahwa pemerintah menganggap masalah asuransi sebagai masalah utama, yang telah menjadi persyaratan resmi dan harus diatur sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Transformasi digital perusahaan asuransi

Ketika teknologi berkembang dan berkembang, perusahaan asuransi beralih dari hubungan pribadi “nyata” ke hubungan pribadi “virtual” untuk membangun, mempertahankan, dan mempertahankan klien. Apa yang harus dilakukan perusahaan asuransi untuk menjaga kepuasan pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *