Ciri Hewan Ovipar dan Contohnya

Halo teman-teman semuanya pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ciri hewan ovipar beserta contohnya.

Penasaran apa saja contoh dan ciri hewan ovipar (bertelur) mari simak penjelasan berikut ini!

Namun sebelum itu jika kalian suka baca-baca artikel seputar flora dan fauna bisa juga kalian baca di fatasama.com

Ciri Hewan Ovipar

  • Ciri hewan ovipar sendiri merupakan bagaikan berikut:
  • Induk tidak hendak menyusui anaknya.
  • Telur terletak di luar badan induknya.
  • Hewan ovipar mayoritas didominasi oleh tipe unggas.
  • Tidak mempunyai daun kuping.
  • Tidak mempunyai kelenjar susu.
  • Bukan tercantum tipe hewan mamalia.
  • Induk hendak mengerami telur sampai menetas.

Contoh Hewan Ovipar

Sehabis kamu menguasai apa itu hewan ovipar, berikutnya hendak aku bagikan contoh- contoh hewan ovipar buat mempermudah uraian kamu. Berikut ini contoh- contoh hewan ovipar beserta penjelasannya.

Ayam

Contoh hewan ovipar yang awal merupakan hewan yang sangat banyak kita jumpai, ialah ayam. Ayam pula mempunyai bermacam tipe, terdapat tipe ayam aduan, ayam ternak serta lain- lain.

Buat tipe ayam yang kerap di gemari banyak orang merupakan tipe ayam kampung. Tipe ayam yang satu ini bisanya hendak di manfaatkan dari segi dagingnya, telurnya, ataupun buat di budidayakan bagaikan pemasukan.

Proses pembuahan pada ayam berlangsung di dalam badan si betina. Sebaliknya buat jumlah telur yang bisa dihasilkan oleh ayam merupakan tergantung dari umur ayam tersebut, terdapat yang menggapai 8 sampai 15 serta lebih.

Bila telur- telur ayam telah di keluarkan, hingga induknya hendak mengerami telur tersebut sepanjang 21 hari. Sehabis di erami sepanjang kurun waktu tersebut, barulah kanak- kanak ayam hendak menetas.

Burung Puyuh

Burung puyuh ialah salah satu tipe unggas yang tercantum ke dalam contoh hewan ovipar berikutnya. Burung puyuh ini mempunyai badan yang masuk jenis menengah, apalagi terdapat pula yang bertubuh kecil.

Santapan burung puyuh umumnya berbentuk biji- bijian, dan bermacam tipe serangga serta hewan kecil yang lain. Burung ini mempunyai paruh yang sesuai buat hewan pemakan biji- bijian.

Burung puyuh hendak membuat sarang serta bertempat tinggal di atas permukaan tanah. Tipe burung yang satu ini pula mempunyai keahlian buat terbang dengan kilat, tetapi dengan jarak terbang yang tidak sangat jauh semacam burung yang lain.

Kupu- Kupu

Kupu- kupu ialah tipe hewan insekta yang melaksanakan perkembang biakan dengan metode ovipar. Sampai saat ini ini, sudah banyak tipe spesies kupu- kupu yang tersebar di segala dunia. Perihal ini diakibatkan sebab terdapatnya pilih alam di tiap daerah belahan bumi.

Hewan yang satu ini mempunyai karakteristik khas di bagian sayapnya yang sangat berwarna- warni. Kupu- kupu pula melaksanakan daur hidup dengan 4 sesi, ialah sesi masih jadi telur, setelah itu hendak jadi lava, berganti lagi jadi kepompong serta terakhir hendak jadi kupu- kupu berusia.

Buat sesi metamorfosis kupu- kupu hendak memerlukan waktu dekat 10 sampai 15 hari.

Katak

Katak ialah salah satu tipe hewan yang melaksanakan perkembang biakan dengan metode ovipar( bertelur). Hewan yang satu ini mempunyai identitas yang khas, ialah badannya sangat berdahak serta lidahnya yang lumayan panjang buat menangkap mangsanya.

Buat siklus hidupnya, katak hendak menciptakan telur yang sangat banyak dalam sekali proses pembuahan. Telur- telur tersebut hendak di jaga oleh si induk betina kurang lebih dekat 12 minggu sampai telur tersebut berganti jadi katak berusia.

Kura- Kura

Kura- kura ialah hewan yang melaksanakan perkembang biakan dengan metode bertelur, semacam contoh yang telah aku bagikan di atas. Dalam penetasan telurnya, pengaruh dari temperatur alam dekat pula jadi pengaruh tipe kura- kura yang hendak lahir.

Kala temperatur rendah, telur hendak menetas jadi kura- kura tipe jantan. Sebaliknya kala temperatur alam dekat besar, hingga telur tersebut sebagian besar hendak jadi kura- kura betina.

Kura- kura hendak mengerami telurnya dalam jumlah yang banyak di dalam lumpur serta pasir. Waktu yang dibutuhkan buat telur kura- kura hingga menetas merupakan dekat 70 sampai 120 hari.

Kala telur kura- kura sudah menetas, mereka seluruh hendak naik ke permukaan tanah serta mengarah ke laut.

Cicak

Contoh hewan ovipar berikutnya merupakan cicak. Cicak ialah hewan yang memiliki spesies banyak, ialah dekat 2. 000 spesies yang tersebar di segala dunia.

Dalam proses perkambang biakannya, cicak dalam satu kali pembuahan hendak menciptakan telur dekat 4 sampai 10 butir. Jumlah telur yang dihasilkan pula tergantung pada umur serta tipe cicak itu sendiri.

Pada biasanya, cicak hendak menyembunyikan telurnya di tempat- tempat yang tidak nampak oleh para predator pemangsanya. Dimensi telur cicak sendiri lumayan kecil serta mempunyai corak putih.

Buat jangka waktu yang diperlukan telur cicak bisa menetas merupakan dekat 30 sampai 80 hari.

Penutup

Nah cukup sampai disini dulu ya pembahasan kita tentang ciri dan contoh hewan ovipar.

Semoga informasi yang sedikit ini bisa memperkaya wawasan kita semua. Sampai jumpa pada pembahsan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *